Ini Cara OJK Kejar Pemulihan Ekonomi Nasional

 



BANDARLAMPUNG, SUMA TV - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan, kembali menggelar kegiatan tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) bertemakan "Inklusi Keuangan Untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa" selama bulan Oktober 2021.


Kegiatan itu merupakan salah satu langkah untuk mencapai target inklusi keuangan pemerintah, yang mencapai 90 persen di tahun 2024.


Kegiatan BIK tahun 2021 ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional, yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meminimalisir dampak pandemi covid-19, membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyrakat dan mendorong pembukaan rekening.


Selain itu juga OJK memberikan kredit/pembiayaan serta penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan, kemudian meningkatkan pemahaman dan awareness masyarakat terhadap budaya menabung, serta mempublikasikan program literasi, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen.


"Tingkat literasi dan inklusi keuangan di industri asuransi dan pasar modal yang masih rendah menjadi salah satu alasan kami melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi pada hari ini. Pada tahun 2019, literasi dan inklusi industri asuransi masih sebesar 19,4% dan 13,15% sementara industri pasar modal paling kecil dibandingkan industri lainnya hanya sebesar 4,92% dan 1,55%. Kegiatan ini sebagai salah satu strategi literasi dan inklusi keuangan agar tercipta masyarakat yang well literate dan financially inclusive,” jelas Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, Kamis (8/10/2021).


"Kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid-19 akan sangat menentukan upaya pemulihan ekonomi nasional, karena setelah terbentuk kekebalan komunal maka perekonomian masyarakat akan kembali bergerak sejalan dengan terbukanya mobilitas masyarakat” tambah Bambang Hermanto.


Hal tersebut juga di apresiasi oleh Bupati Lampung Selatan, H Nanang Ermanto karena kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun 2021 tersebut dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan. 



“Kami berterima kasih kepada OJK Provinsi Lampung yang senantiasa mendorong peningkatan literasi dan inklusi masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan, sebagai salah satu upaya untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di masyarakat melalui pemerataan akses layanan keuangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, serta sejalan dengan upaya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijalankan pemerintah. Semoga masyarakat Lampung Selatan dapat menerapkan manajemen risiko melalui penggunaan produk asuransi, sebelum melakukan investasi sebagai salah satu tahapan perencanaan keuangan yang baik,” katanya.


Adapun rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari sosialisasi dan edukasi mengenai industri pasar modal serta, asuransi kepada perangkat desa dan masyarakat di 3 Desa di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Desa Sidorejo, Desa Titiwangi dan Desa Cintamulya.


Kegiatan ini bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Lampung dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Provinsi Lampung, serta didukung Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk menggelar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama