Banyak kejadian yang kamu rasakan dalam diri dan terkadang cepat berasumsi dari hal yang kita rasakan. Seperti menuduh diri pemalas karena kurang nya bergairah saat melakukan sesuatu.
Taukah kamu, ada 2 (dua) istilah yang hampir sama atau tumpang tindih namun berbeda dalam pengartian. Seperti 'Malas' dan 'Burnout'. Lalu apa sih pengertian dan perbedaan dari dua istilah tersebut, mari kita bahas.
Mungkin saat ini diri kita sering menghabiskan waktu di tempat tidur dengan tidak melakukan apapun. Atau anda sangat mudah lelah dan cenderung tidak ingin melakukan apa-apa, lalu spontan kita mengatakan bahwa diri kita adalah seorang pemalas.
Mungkin bisa jadi iya, atau mungkin kamu sebenarnya bukan seorang pemalas, melainkan sedang kelelahan mental atau Burnout.
Dikutip dari link youtube https://youtu.be/oS3aPUrQS0Y, Abdi Suardin mengatakan Burnout adalah istilah yang menggambarkan stres berat seseorang, dimana hal itu dipicu dari suatu hal, seperti pekerjaan atau tekanan.
Berikut ini ciri-ciri anda sedang kelelahan mental atau Burnout dan bukanlah pemalas;
1. Anda Merasakan Diri Anda Seperti Autopilot
Ini adalah salah satu yang anda alami dan kebanyakan orang tidak sadari. Pengertian disini, anda merasakan terlepas dari segalanya atau merasa pembiaran diri anda sendiri dengan berjalan tanpa kendali.
Depersonalisasi menjadi alasan kenapa diri anda seperti autopilot, hal tersebut karena anda sedang merasakan trauma sehingga membuat mati rasa (kekosongan emosional). Hal ini seperti kita tidak merasakan diri kita lagi, tidak terikat dengan apapun, namun tetap berjuang dengan segala ketidakberdayaan untuk mengambil kendali dalam hidup.
2. Kamu Dulu Sangat Termotivasi
Jika kita dulu mempunyai kesenangan akan suatu hal, mempunyai prestasi dan sering unggul di bidang tertentu, namun sekarang menjadi hilang gairah, apatis atau tidak termotivasi melakukan hal yang dulu, itu menandakan anda sedang masuk fase Burnout.
Berbeda dengan seorang pemalas yang cenderung tidak mempunyai hal yang di sukai seperti ketertarikan kepada suatu hal, baik itu hobi, bakat ataupun kegiatan akademis.
3. Mudah Murung Dan Tersinggung
Hal ini mungkin wajar secara umum jika kita sedang dilanda masalah, akan tetapi ciri-ciri ini menjadi hal yang sering di abaikan bahwa anda sedang Burnout.
Jika emosi kita sering diluar kendali dimana hal ini sebenarnya bukan hal yang tak pernah menjadi masalah bagi kita, mungkin kita perlu bertanya akan hal tersebut.
4. Diri Anda Mulai Tidak Terawat
Hal itu terlihat ketika kita mulai mengabaikan diri kita dan mulai menarik dari kehidupan sosial. Dampak yang paling mengkhawatirkan ialah ada perubahan terhadap pola makan ataupun pola tidur.
Itu dikarenakan diri anda cenderung untuk tidak ingin melakukan apa-apa dan membiarkan diri anda begitu saja. Diri anda merasa lelah saat mengerjakan sesuatu walaupun itu sangat mudah dilakukan.
5. Perubahan Tersebut Berkembang Secara Bertahap
Yang paling penting Burnout itu berkembang secara bertahap, atau secara garis besar yaitu kehilangan minat dan motivasi terutama dalam hal yang dulunya anda sukai mulai terlepas dan terputus dari segala sesuatu diluar.
Adapun Cara Mengatasi Hal Tersebut yaitu sebagai berikut;
1. Tentukan Skala Prioritas.
2. Kurangi Expetasi Yang Terlalu Tinggi Dan Berikan Apresiasi Pada Diri Sendiri.
3. Ceritakan Hal Ini Kepada Seseorang Yang Bisa di Percaya.
4. Jaga Keseimbangan Hidup
Melupakan beban dan tanggung jawab untuk pergi sejenak ke tempat liburan atau berkumpul dengan teman serta beaeforia bisa menjadi tips yang bisa dilakukan.
5. Penuhi Kebutuhan Ruh Anda
Asupan ruh seperti religi bisa menjadi cara penting untuk mengantisipasi Burnout. Hal tersebut karena ketenangan hati perlu diraih dan dijaga untuk menjaga kestabilan diri.
6. Memenuhi Kebutuhan Diri
Hak ini seperti memenuhi hak-hak pada tubuh kita, seperti asupan nutrisi, istirahat dan sebagainya.
7. Terakhir, Konsultasi Kepada Orang Yang Ahli Seperti Psikolog