Way Kanan - Barisan Relawan Jokowi (BARA JP) Kabupaten Way Kanan meminta Inspektorat dan pihak-pihak terkait turun langsung untuk cross check proyek rabbat betton yang diduga banyak kejanggalan di Kampung Banjar Masin, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Hal tersebut di ungkapkan oleh Darlin, selalu Sekretaris BARA JP Kabupaten Way Kanan Via whatsapp pada Senin, 27/6/2023.
Seperti diberitakan sebelumnya di Desa Kampung Banjar Masin, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan diduga kuat mencari keuntungan pribadi dalam pelaksanaan program Dana Desa di kampung tersebut.
Hal itu terlihat dalam tahap pelaksanaan pengerjaan proyek Rabbat Betton yang berada di Dusun 2 Kampung Banjar masin, selain para pekerja bukan berasal dari kampung tersebut, terlihat juga banyak kejanggalan-kejanggalan dalam pengerjaan proyek Rabbat Betton tersebut, seperti ketebalan yang semestinya 15 cm hanya bagian pinggir Rabbat saja, sedangkan bagian tengah hanya 10 cm.
Tak hanya itu, hamparan pasir sebelum dipasang plastik tidak terlihat dalam proses pengerjaannya, dan para pekerja bukan menggunakan molen melainkan menggunakan alat seadanya atau manual. Hal itu diungkapkan oleh salah satu pekerja yang berasal dari kampung tetangga.
"Ya mas kami mengerjakan Rabbat Betton ini tidak menggunakan molen melainkan menggunakan alat seadanya atau manual, kami digaji 110 ribu perhari," ujar salah satu pekerja.
"Ini saya kasih tau mengenai juknis untuk pengerjaan Rabbat Betton, kalau adonannya satu banding satu itu baru bisa muter molennya, kalau adonan satu dan lima molennya gak bisa muter, ini kami pakai adonan satu Lima," ujar Pj Kepala Kampung Banjar masin Tarmizi, saat dikonfirmasi mengenai juknis dan juklak proyek tersebut. (Firmansyah)
Tags:
Way Kanan
