Dongkrak Ketahanan Pangan, Pekon Walur Pesisir Utara Gelontorkan 20% Dana Desa Untuk Budidaya Ikan Lele

 


Pesisir Barat, 21 Agustus – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan lokal, Pemerintah Pekon Walur, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, mengalokasikan 20 persen Dana Desa Tahun 2025 untuk pengembangan budidaya ikan lele. Program ini menargetkan pembudidayaan sebanyak 25.000 ekor ikan lele, yang direncanakan selesai sebelum akhir tahun ini.


Peratin Pekon Walur, Novrian Adhiaksa, mengatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan hewani, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. "Selain meningkatkan ketahanan pangan, usaha budidaya ikan lele ini diharapkan dapat memberikan lapangan kerja baru serta memanfaatkan lahan yang sebelumnya kurang produktif," ujarnya.


Novrian menambahkan, keberhasilan program ini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga setempat. “Harapannya, program ini dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu penopang ekonomi desa di masa depan,” imbuhnya.


Pengurus BUMDes Maju Jaya, Mat Ridwan, juga optimis terhadap keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kebutuhan ikan air tawar di wilayah sekitar sangat tinggi, sementara pasokan masih terbatas. “Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin budidaya ikan lele ini akan berkembang dan memberikan hasil yang maksimal,” tegas Ridwan.


Dengan adanya program ini, Pekon Walur tidak hanya berupaya meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat. (*) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama