ATLANTA — Sasis sejarah sepak bola modern kembali dirombak oleh megabintang Argentina, Lionel Messi, dalam laga menegangkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Menghadapi perlawanan sengit dari tim kejutan Afrika, Tanjung Verde, kapten La Albiceleste berusia 39 tahun tersebut berhasil mengilhami kemenangan dramatis timnya dengan skor 3-2 melalui babak perpanjangan waktu (extra time). Pertandingan ini tidak hanya memastikan tiket Argentina ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi Messi untuk menumbangkan rekor dua legenda besar dunia, Pele dan Kylian Mbappe.
Laga yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz tersebut berjalan sangat ketat karena Tanjung Verde mampu memberikan perlawanan taktis yang disiplin. Messi membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat sontekan kaki kirinya, namun disamakan oleh Deroy Duarte di menit ke-59. Memasuki babak extra time, tensi meningkat ketika gol Lisandro Martinez kembali dibalas oleh tendangan spektakuler Sidny Lopes Cabral. Argentina akhirnya mengunci kemenangan di menit ke-111 setelah eksekusi sepak pojok melengkung dari Messi memaksa bek lawan, Diney Borges, melakukan gol bunuh diri.
Di balik kelolosan susah payah sang juara bertahan, torehan satu gol Messi di laga ini membuahkan dua rekor prestisius berdasarkan data statistik Opta. Rekor pertama menempatkan pemain Inter Miami ini sebagai pesepak bola pertama dalam sejarah yang mampu mencetak minimal 7 gol atau lebih dalam dua edisi Piala Dunia yang berbeda (2022 dan 2026). Selain itu, performa konsistennya mencatatkan statistik impresif berupa koleksi 12 gol hanya dalam 8 pertandingan terakhirnya di putaran final Piala Dunia.
Rekor kedua yang tidak kalah mentereng adalah status Messi sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak sepanjang masa di fase gugur (knockout stage) Piala Dunia. Dengan akumulasi 12 kontribusi (6 gol dan 6 asis), La Pulga resmi melewati rekor 11 kontribusi gol milik Kylian Mbappe dan legenda abadi Brasil, Pele. Di babak 16 besar nanti, Messi dijadwalkan memimpin lini serang Argentina untuk menghadapi Mesir. Pertemuan ini sekaligus menjadi duel internasional perdana yang mempertemukan dua ikon kidal dunia, Lionel Messi dan Mohamed Salah.