Melalui Investival, OJK mengedukasi Mahasiswa dan Pelajar mengenai Pasar Modal


LAMPUNG, SUMA TV - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung bekerjasama mengadakan kegiatan Indonesia Investment Festival (Investival), Senin (25/10/2021).


Investival ini melibatkan peserta universitas dan sekolah-sekolah tingkat SLTA yang tersebar di Bandar Lampung, dengan rangkaian kegiatan World Investor Week (WIW) yang merupakan pekan kampanye yang digagas komite 8 IOSCO untuk meningkatkan edukasi dan perlindungan kepada investor pasar modal.


Kegiatan Investival juga kegiatan rutin yang diadakan bersamaan kegiatan bulan Inklusi Keuangan (BIK), guna mendukung target inklusi keuangan tahun 2024 sebesar 90%, sesuai peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020, tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). Dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Strategi Nasional KeuanganInklusif.


Ditambah, BIK merupakan salah satu upaya mendekatkan masyarakat dengan produk dan layanan keuangan yang diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan.


Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto menyampaikan bahwa pangsa industri pasar modal di Lampung masih relatif kecil dibandingkan dengan industri perbankan dan industri keuangan non bank lainnya.


Sehingga disimpulkan, masyarakat di Provinsi Lampung masih belum terlalu melirik industri Pasar Modal. Hal itu terbukti dengan hasil survei literasi keuangan di tahun 2019 dimana indeks Well Literate penduduk Indonesia masih cukup rendah, yaitu dengan nilai indeks 38,03% dengan tingkat literasi Provinsi Lampung sebesar 30,97%.


Sementara itu, indeks Utilitas Produk dan Jasa Keuangan penduduk Indonesia sebesar 76,19% dengan tingkat inklusi Provinsi Lampung sebesar 61,94%. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan produk jasa keuangan oleh penduduk Lampung belum disertai dengan pemahaman yang memadai.


Padahal Perkembangan Pasar Modal di Provinsi Lampung dari tahun ke tahun terus memperlihatkan pertumbuhan yang positif, berdasarkan Single Investor Identification (SID) hingga Agustus 2021 sejumlah 126.184 investor, dimana itu terhitung jumlah investor di Provinsi Lampung terbanyak ke-8 secara nasional, dibandingkan dengan jumlah investor nasional yaitu sebesar 2,11%, dimana hingga per Agustus 2021 jumlah investor secara nasional berdasarkan SID mencapai 6.022.826 investor.


Investor tersebut didominasi dengan Pegawai (swasta, negeri, guru) sebesar 33,84% dari total investor dan Pelajar sebesar 27,59% dari total investor.


Sementara dari sisi pendidikan, jumlah investor nasional di dominasi oleh investor dari pendidikan maksimal SMA, yaitu sebesar 54,89%. Kondisi ini menggambarkan bahwa investor pasar modal didominasi oleh pelajar.


Dalam kegiatan Investival ini, diselenggarakan juga kompetisi permainan saham Stocklab bagi para pelajar SMA di Bandar Lampung. Melalui permainan ini, Bambang Hermanto berharap para peserta tidak hanya mengenal cara bermain saham, tetapi juga berbagai istilah dunia pasar modal serta sentiment-sentimen yang dapat mempengaruhi pergerakan saham.


Dalam Kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung Hendi Prayogi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Drs Sulpakar MM dan Pimpinan PT Indo Premier Sekuritas Cabang Lampung Arum Isti Chaerani. Kegiatan bertempat di Swissbell hotel, Bandar Lampung.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama