BANDARLAMPUNG, SUMA TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung petakan sejumlah titik rawan bencana sebagai antisipasi bencana hidrometeorologi akibat perubahan cuaca.
Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto mengatakan ada sejumlah titik yang berpotensi rawan banjir dan tanah longsor. Hal itu berdasarkan pendataan di 9 daerah yang berpotensi banjir dan 12 daerah rawan terjadi tanah longsor.
"Daerah yang berpotensi banjir yaitu Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Utara, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Waykanan, dan Kota Bandarlampung," kata Rudy, Rabu (10/11/2021).
Dia melanjutkan daerah yang berpotensi longsor ialah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung, Lampung Utara, Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Waykanan, Kota Metro, dan Bandarlampung.
Dari hal tersebut, dirinya mengantensi untuk kesiapsiagaan, salah satunya dengan menjalin komunikasi dan koordinasi dengan satuan yang ada di daerah-daerah.
Menurutnya, selain itu juga akan disiapkan dan disosialisasikan penyiapan tempat evakuasi yang aman dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebab pandemi COVID-19 masih berlangsung.
"Kami juga mengidentifikasi kebutuhan, ketersediaan sumber daya, serta keadaan di setiap daerah agar dampak dari bencana hidrometeorologi bisa diminimalisir," ucapnya pula.