Verifikasi ODF adalah proses memastikan setiap individu dalam komunitas masyarakat secara kolektif telah bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 (dua) hari, yakni tanggal 23–24 Maret 2022.
Dalam kegiatan tersebut dari 30 Pekon yang diverifikasi, 27 Pekon tersebar di 9 Kecamatan yaitu Kecamatan Lemong, Pesisir Utara, Karya Penggawa, Way Krui, Krui Selatan, Pesisir Selatan, Ngambur, Ngaras, dan Bengkunat berhasil dideklarasikan sebagai pekon ODF. Sedangkan 1 Pekon dan 2 kelurahan di Kecamatan Pesisir Tengah tertunda deklarasi dikarenakan harus dilakukan intenvensi lebih lanjut.
Sampai dengan saat ini tercatat sudah 57 Pekon dan 1 Kecamatan Pulau Pisang di Kabupaten Pesisir Barat berstatus ODF.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat Irhamuddin, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Arfi Julizar dan Kepala Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan Lia Oktavia menjelaskan bahwa, "Faktor yg paling berpengaruh terhadap derajat kesehatan adalah lingkungan dan perilaku masyarakat", terang Irhamuddin.
"Sanitasi yang tidak memenuhi syarat kesehatan dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan hasil audit stunting kabupaten kita beberapa waktu yang lalu, menyimpulkan bahwa di Kabupaten Pesisir Barat ini penyebab utama kasus stunting adalah permasalahan lingkungan. keluarga buang air besar sembarangan dan tidak tersedianya akses air bersih," lanjutnya.
Selanjutnya Irhamuddin, menegaskan bahwa momentum keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan komitmen semua pihak agar secara kolaboratif menuju perilaku yang lebih sehat serta meningkatkan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat. Sehingga kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang menderita penyakit akibat lingkungan dan pada akhirnya derajat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Arfi Julizar, menambahkan ucapan terimakasih dan apresiasi atas dukungan komitmen Pemerintah Pekon, Kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas, serta seluruh elemen masyarakat atas keberhasilan yang dicapai.
"Ini merupakan modal yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Pesisir Barat yang sehat dan berwawasan lingkungan", ujar Arfi Julizar. (*)
