Bandarlampung, Suma TV-Ketua Harian Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lampung (IKA-Unila) H. Abdullah Fadri Auli, SH mengatakan, menjaga nama baik almamater merupakan tugas semua alumni.
“Sebagai alumni, kita harus menjaga nama baik almamater kita, agar tetap menjadi perguruan tinggi, yang disegani dan dipercaya, baik di tingkat nasional maupun di dunia internasional” kata Abdullah yang akrab dipanggil Ab kepada wartawan, Rabu (1/3).
Abdullah mengakui, pesoalan hukum yang menyeret mantan pejabat tinggi Unila yang masih berjalan di persidangan, sudah cukup mencoreng nama baik dan menurunkan kepercayaan publik. “Untuk memulihkan nama baik Unila, ini memerlukan waktu,” tambahnya.
Oleh karena itu, Abdullah mengajak semua alumni ikut berperan menjaga nama baik Unila, agar tetap dipercaya sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan terbaik dan berkontribusi besar membangun bangsa ini.
Untuk memulihkan nama baik Unila, diperlukan dukungan semua alumni. “Mari kita berkontribusi untuk memulihkan dan menjaga nama baik almamater kita ini,” tegasnya.
Jika kita menemui persoalan yang ada di dalam, hendaknya tidak mambawa persoalan menjadi besar, apalagi sampai ke ranah luar. “Jika ada persoalan hukum, silakan prosesnya berjalan, tetapi kita sebagai alumni harus dapat menjaga agar nama baik, agar kepercayaan publik kepada Unila tidak terganggu,” tambahnya lagi.
Abdullah menambahkan, saat ini Unila sudah memiliki Rektor yang baru Prof. Dr. Lusmeilia Afriani. “Kita semua mengharapkan, mudah-mudahan rektor baru ini bisa membawa Unila menjadi jauh lebih baik,” katanya.
Untuk itu, dia mengajak para alumni untuk memberikan kesempatan waktu yang cukup dan kepercayaan kepada rektor yang baru untuk membenahi agar bisa membawa Unila menjadi lebih baik. (ab)
