Lampung Tengah - Selain menilap gaji guru dan dan Satu penjaga sekolah, Kepala Sekolah SDN 3 Bumi Aji, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) diduga kuat Korupsi Dana Bos Penggerak tahun 2022 dan tahun 2023.
Seakan hilang dari peredaran, Winarno sosok Kepala Sekolah SDN 3 Bumi Aji yang menggasak Lima Bulan Gaji Dua guru Honorer yang telah di angkat P3K, Satu Guru honorer dan Satu penjaga sekolah.
Sempat berjanji akan memenuhi tanggung jawab nya pada hari Selasa tanggal 14 November lalu, namun semua janji Winarno bohong besar. Jangan kan membayar gaji, ke kantor pun tidak kurang lebih 20 hari ini.
Menanggapi Kekecewaan tenaga pengajar dan penjaga sekolah yang menggantungkan hidup dari gaji tidak seberapa tersebut, terkait penggunaan Dana Bos dan Bos Kinerja.
Kemudian pihak media mencoba mencari keterangan, karena dari data dihimpun selama ini Winarno selaku kepala sekolah kurang transparan.
Namun sayang, Suryanti selaku bendahara seperti menutup-nutupi borok yang di lakukan Winarno.
" Maaf ya pak langsung saja ke beliau, Yang aktif yang ujung 1317 pak," jawab Suryanti melalui pesan WhatsApp, Rabu 15 November 2023.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak Tiga orang guru dan Satu penjaga sekolah di Lampung Tengah, belum terima gaji.
Miris memang, sosok pahlawan tanpa tanda jasa memang tidak hanya ucapan saja tapi benar adanya.
Sebanyak Dua orang guru hang baru di angkat menjadi P3K, Satu guru honorer terlambat menerima gaji dari kepala sekolah dengan alasan yang tidak jelas.
Kejadian tersebut menimpa guru yang mengajar di SDN 3 Bumi Aji, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.
Menurut Nur Laili, selain dirinya ada Dua rekan seprofesi dan seorang penjaga sekolah yang belum mendapat gaji yang menjadi haknya. (AG)
Tags:
Lampung Tengah
