BANDARLAMPUNG, SUMA TV - Persoalan limbah pabrik penyedia kebutuhan kontruksi, PT SCG Readymix, membuat pencemaran lingkungan sekitar pabrik semakin parah. Tak sampai disitu, dampak tersebut juga berpotensi berpengaruh kepada sosial.
Dari pantauan awak media, terlihat pengolahan limbah di pabrik tersebut kurang baik, dengan membuang hasil produksi ke lingkungan yang membuat sungai dan tanah sekitar tercemar.
Belum diketahui terkait perizinan pabrik tersebut, mengingat pengelolah tidak bisa ditemui sampai saat ini. Dari keterangan tangan kanan pengelolaan (asisten), Dedi alias Purba alias Kris yang menyampaikan pimpinan nya sedang berada di luar kota.
"Kalo untuk perizinan nya ada bang, tapi kalo AMDAL nya belum tau, mungkin ada" kata Dedi, saat ditemui di pabrik SCG, Selasa (24/7).
Sebelumnya 14/8/2021 lalu, awak media sudah berusaha meminta klarifikasi terkait perizinan pabrik namun disayangkan tidak ada hasil, mengingat pengelolah sulit ditemui dan hanya di wakili orang kepercayaan nya hingga saat ini.
Perizinan bagi tempat industri terkait Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang mengharuskan pelaku industri mentaati aturan yang berlaku.


