JAKARTA, 4 Januari 2026 – PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan terjadi hari ini, Minggu (4/1). Ratusan ribu kendaraan diperkirakan akan bergerak secara bersamaan menuju wilayah Jabodetabek dari berbagai arah di penghujung masa libur panjang.
Pihak pengelola jalan tol bersama kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna meminimalisir potensi kemacetan parah di ruas-ruas utama.
Data Distribusi Kendaraan
Berdasarkan data Jasa Marga, sejak 1 Januari hingga Sabtu (3/1) pagi, tercatat sebanyak 324.000 kendaraan sudah kembali ke wilayah Jabodetabek. Distribusi lalu lintas berasal dari tiga arah utama:
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 147.817 kendaraan (45,59%) – Arus mayoritas.
Arah Barat (Merak): 90.590 kendaraan (27,94%).
Arah Selatan (Puncak): 85.801 kendaraan (26,46%).
Strategi Antisipasi Kemacetan
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak kepolisian untuk mengawal kelancaran arus balik melalui beberapa skema:
Rekayasa Lalu Lintas: Penerapan kebijakan one way, contraflow, atau skema lain sesuai dengan diskresi Kepolisian di lapangan.
Optimalisasi Gardu Tol: Memastikan seluruh layanan transaksi di gerbang tol berfungsi maksimal guna mempercepat antrean.
Koordinasi Lintas Instansi: Dukungan operasional dari personel gabungan di titik-titik rawan kepadatan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Guna menghindari penumpukan kendaraan pada jam-jam sibuk, Jasa Marga mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi pemudik:
Atur Jadwal Kepulangan: Masyarakat disarankan memanfaatkan waktu di luar jam padat (menghindari sore hingga malam hari).
Cek Saldo E-Toll: Memastikan kecukupan saldo uang elektronik untuk menghindari hambatan di gerbang tol.
Kondisi Kendaraan & Fisik: Memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan pengemudi tidak dalam keadaan lelah atau mengantuk.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan agar tidak kembali secara bersamaan di jam yang sama, guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas yang ekstrem," ujar Rivan A. Purwantono.
Petugas di lapangan akan terus bersiaga hingga dini hari untuk memastikan seluruh pemudik sampai di kediaman masing-masing dengan aman dan lancar.
