LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung terus memacu percepatan pembangunan di kawasan Kota Baru. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung, Rabu (29/4/2026), guna memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai timeline.
Pembangunan pusat pendidikan terpadu ini merupakan kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial dan Dinas PU, dengan dukungan penuh serta pengawasan ketat dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.
Target Rampung Juni, Mulai Belajar Juli
Berdasarkan data di lapangan, progres fisik pembangunan saat ini telah mencapai 38%. Pemerintah menetapkan target ambisius agar pada awal Mei 2026 progres menyentuh angka 50%, dan tuntas 100% pada minggu ketiga Juni 2026.
"Mudah-mudahan pada minggu ketiga Juni sudah bisa dioperasionalkan. Setelah itu, kita langsung masuk ke tahap penerimaan siswa baru, karena proses belajar mengajar ditargetkan dimulai pada awal Juli mendatang," tegas Sekdaprov Marindo Kurniawan.
Fasilitas Terpadu di Lahan 9,5 Hektare
Proyek yang dikerjakan oleh KSO PT Brantas Abipraya (Persero) - PT Sumber Bangun Sentosa ini menempati lahan luas mencapai $95.478$ m$^2$. Sekolah Rakyat ini didesain sebagai pusat pendidikan modern dengan fasilitas yang sangat lengkap, di antaranya:
Asrama Putra dan Putri untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Gedung Serba Guna (GSG) dan Masjid.
Guest House dan Kantin.
Sarana Olahraga: Lapangan Atletik dan Lapangan Basket.
Infrastruktur Penunjang Jadi Prioritas
Sekdaprov menekankan bahwa fokus pemerintah tidak hanya pada gedung sekolah, tetapi juga kesiapan lingkungan sekitar. Sebelum kunjungan final dari Pemerintah Pusat, infrastruktur pendukung seperti akses jalan, penerangan lampu jalan, sistem pengelolaan sampah, dan fasilitas umum lainnya harus siap 100%.
Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung, tetapi juga menjadi motor penggerak utama yang menghidupkan aktivitas di kawasan pusat pemerintahan baru, Kota Baru.