KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan dengan menyiapkan peluncuran tiga inovasi strategis sekaligus: Hallo Lamsel, L-Betik, dan Desa HELAU. Ketiga program ini dirancang untuk mewujudkan layanan publik yang lebih modern, transparan, dan partisipatif.
Persiapan akhir dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, bersama para kepala perangkat daerah terkait di Ruang Kerja Sekda, Rabu (28/1/2026).
1. Hallo Lamsel: Layanan Digital Ala "Nongkrong Kafe"
Inovasi pertama, Hallo Lamsel, merupakan platform layanan masyarakat terpadu yang dikelola Dinas Kominfo. Uniknya, peluncuran aplikasi ini akan meninggalkan kesan formal dan beralih ke konsep outdoor yang santai di Taman Tengah Kantor Bupati.
Konsep: Interaktif dan inklusif (mengundang akademisi, media, hingga masyarakat umum).
Fitur Utama: Demo 8 layanan unggulan perangkat daerah yang dapat diakses secara digital.
Tujuan: Mendekatkan akses birokrasi ke genggaman masyarakat melalui teknologi informasi.
2. L-Betik: Benteng Integritas dan Anti-Korupsi
Inovasi kedua yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten adalah L-Betik. Program ini difokuskan pada penguatan sistem pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.
Identitas: Memperkenalkan maskot resmi "Si Elbik".
Akses Aduan: Penyediaan saluran laporan yang lebih mudah diakses masyarakat dilengkapi dengan suvenir berisi kontak aduan.
Legalitas: Saat ini sedang dalam tahap finalisasi revisi Peraturan Bupati untuk memperkuat landasan operasional program.
3. Desa HELAU: Mewujudkan Desa Cantik dan Berdaya Saing
Inovasi ketiga, Desa HELAU, merupakan ide orisinal Bupati Lampung Selatan yang dikelola Dinas PMD. HELAU (Indah/Cantik) menjadi narasi pembangunan desa yang lebih komunikatif.
Fokus: Mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan daerah ke dalam 17 desa percontohan.
Target: Menciptakan desa yang rapi, berdaya saing, dan memiliki komitmen stakeholder yang kuat di luar agenda rutin lomba desa.
"Saya berharap ketiga inovasi ini segera diluncurkan. Secara teknis dan narasi penguatan, semua harus sudah siap dalam waktu dekat. Kita ingin masyarakat segera merasakan manfaat nyata dari perubahan sistem ini," tegas Sekda Supriyanto.
Rencana peluncuran secara terbuka di taman kantor bupati menjadi simbol bahwa Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama semakin transparan dan merangkul seluruh lapisan masyarakat.